Racing is my blood, Islam is my way to life

73 Golongan

Imam Abdul Qahir bin Thahir al-Bagdadi dalam bukunya “al-Farqu bainal Firaq” membahas panjang lebar hadis tersebut di bawah ini.

Ulama komtemporer yang membahas hadis tersebut secara panjang lebar adalah Yusuf Qardlawi dalam bukunya, “Assahwah Islamiyah bainal Juhud Wattatharruf”. Ringkasan pembahasan hadis tersebut di bawah adalah sebagai berikut :

Hadist diriwayatkan oleh Abu Hurairah, artinya: “Bangsa Yahudi telah terpecah menjadi 71 golongan, kaum Nasrani telah terpecah menjadi 72 golongan, dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semuanya masuk neraka, kecuali satu”. Kemudian para sahabat pun bertanya: “Siapa mereka ya Rasulullah?”.
Rasullah menjawab: “Mereka yang mengikutiku dan sahabat-sahabatku”.

Hadis tersebut diriwayatkan oleh Hakim dalam kitab al-Mustadrak, (1/182). Riwayat Ibnu Majah dari Aans bin Malik menyebutkan umat Islam akan terpecah menjadi 72 golongan.

Baghdadi menyatakan bahwa hadis tersebut diriwayatkan oleh beberapa Sahabat: Anas bin malik, Abi Hurairah, Abi Darda’, Jabir, Abi Said al-Khudri, Ubay bin Ka’b, Abdullah bin Amr bin Ash, Abi Umamah, Wa’ilah bin Asqa’ dll.

Sebagian Ulama memang menpertanyakan kesahihan hadis tersebut. Namun mengingat banyaknya riwayat, para ulama menetapkan sahihnya hadis tersebut.

Kemudian dalam hadis lain, Nabi telah menyebutkan secara eksplisit, golongan-golongan yang sesat, seperti kelompok qadariyah yang primitif.

Dalam menafsirkan hadis tersebut para ulama berpendapat, bahwa yang dimaksud kelompok sesat bukanlah kelompok-kelompok Islam yang muncul karena perbedaan masalah fiqh.

Namun yang dimaksud kelompok sesat, adalah kelompok yang memang telah keluar dari ajaran-ajaran pokok Islam.

Seperti kelompok yang mengingkari rukun-rukun Islam dan Iman.

Jadi kelompok yang mengamalkan rukun Islam dan mempercayai rukun-rukun iman, mereka ini termasuk kelompok yang selamat.

Adapun kelompok-kelompok Islam yang ada sekarang ini, kita juga harus melihatnya melalui kacamata di atas. Sejauh mereka mengamalkan syariat Islam serta berakidah dengan aqidah yang islami, maka kita tidak boleh memberinya cap sebagai kelompok yang sesat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s