Racing is my blood, Islam is my way to life

Cegah Jamur Di Payudara

Sejenis jamur yang bernama Candida, suka sekali hidup di lingkungan yang hangat, gelap dan lembap. Di tubuh manusia, jamur bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh. Mulai dari selaput lendir di mulut, vagina, di kulit bayi yang tertutup popok, di lipatan kulit, bahkan juga di payudara. Jika si candida ini tumbuh di payudara, bukan tak mungkin akan menimbulkan masalah menyusui.

Ini tanda-tandanya.

  • Puting terasa perih seperti dibakar, gatal, berwarna kemerahan, serta ada luka.
  • Selama menyusui atau ketika baru saja selesai menyusui ( terutama ketika terjadi refleks keluarnya ASI), payudara terasa perih.
  • Mulut bayi tertulari jamur. Tandanya, terlihatnya bercak-bercak keputihan atau lapisan seperti keju di lidah dan bagian dalam pipi, atau ada jamur di bokong bayi ( bagian kulit yang tertutup popok ).
  • Muncul setelah anda minum serangkaian pengobatan antibiotik.

Bisa dicegah, lho!
Mengingat jamur suka pada lingkungan yang lembab, maka beberapa cara berikut dapat anda lakukan untuk mencegah tumbuhnya jamur d payudara.

Hindari breast pads ( pengganjal rembesan ASI di BH) yang dilapisi plastik dan  mengiritasi kulit, karena membuat payudara jadi lembab.

  • Ganti pengganjal rembesan ASI setiap kali habis menyusui.
  • Kenakan BH yang terbuat dari katun ( menyerap keringat ), dan cucilah setiap hari di air hangat.
  • Jika anda menggunakan pompa pengisap ASI, bersihkan setiap bagian dari pompa tersebut dengan teliti.
  • Konsumsi yoghurt, karena mengandung bakteri hidup yang merangsang tumbuhnya bakteri baik dalam usus dan mencegah tumbuhnya jamur.
  • Bersihkan puting dan seputarnya sebelum dan setelah menyusui, dengan ASI anda sendiri.

Untuk menangani jamur di payudara anda, dokter biasanya akan memberikan berbagai obat-obatan anti jamur yang dioleskan ke payudara anda. Bayi anda juga biasanya diberi obat-obatan yang dioleskan di lidah, langit-langit mulut, serta bagian  dalam pipi bayi sekitar 3-4 kali sehari, selama beberapa hari.
   
Jika dokter menyarankan anda membersihkan obat yang dioleskan di puting payudara sebelum menyusui, bersihkanlah dengan kapas yang diberi ar hangat. Ganti kapas setiap kali selesai digunakan. Sebaiknya memang minta obat yang tidak perlu dibersihkan.

Yang perlu diingat, sekalipun ketika menyusui payudara terasa perih, sebaiknya anda tetap menyusui si kecil.”Kosongkan ” payudara agar produksi ASI tetap berjalan lancar dan terhindar dari penumpukan ASI yang dapat menyebabkan payudara bengkak. Untuk itu, usahakan agar bayi mengisap ASI dengan benar, karena puting patudara yang sedang terinfeksi jamur biasanya lebih sensitif dan mudah terluka jika isapan bayi tidak benar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s