Racing is my blood, Islam is my way to life

Andre Carson, Muslim Kedua di Kongres AS

imageJika terpilih, Andre Carson akan menjadi politisi Muslim kedua di dewan legislatif Amerika dan akan menyuarakan suara kaum Muslim Paman Sam

Di masa depan, suara Muslim Amerika mungkin akan lebih didengar. Kenyataan ini bisa dilihat setelah pendatang baru di dunia politik, Andre Carson, terpilih sebagai anggota Kongres. Bila terpilih, ia merupakan Muslim kedua di dewan legislatif AS yang memiliki keputusan paling berpengaruh di negeri Paman Sam ini.

Carson ikut dalam pemilu khusus pada 11 Maret nanti untuk meneruskan mendiang neneknya, Julia, yang mewakili distrik ketujuh negara bagian Indiana.

Julia meninggal akibat kanker paru-paru dan Carson memutuskan untuk mengisi posisinya, yang akan berakhir pada akhir tahun ini.

Carson adalah mualaf yang masuk Islam dari kubu Demokrat. Bila terpilih, ia akan menjadi Muslim kedua di kursi Kongres setelah Keith Ellison yang mewakili kubu Republik di Minnesota.

Carson sendiri tidak menganggap agama yang dianutnya bakal menghambat karirnya. Sekalipun saat ini umat Islam masih berjuang keras untuk meningkatkan citra mereka di Amerika.

Politisi berusia 33 tahun ini juga menegaskan, sekalipun ia menghormati Islam, agama itu tak akan pernah mempengaruhi keputusannya, yang diambil berdasarkan kebutuhan para pemilihnya.

“Bagi saya, agama memberi informasi untuk saya. Anda perlu menghormati orang-orang tanpa melihat ras, agama atau jenis kelamin, ujar pria Amerika keturunan Afrika ini. Carson dibaptis dan dibesarkan sebagai orang Kristen oleh neneknya yang menginginkannya menjadi seorang pendeta saat dewasa.

Tapi ia mulai membaca buku-buku Islam dan masuk Islam sekitar 10 tahun lalu. Satu hal yang paling mempengaruhinya adalah karya penyair sufi, Rumi dan ‘The Autobiography of Malcolm X’. Ia terlihat sering shalat di Masjid Nur-Allah, sebuah Masjid Suni yang banyak dikunjungi orang Amerika keturunan Afrika.

“Buat saya, daya pikat Islam adalah aspeknya yang universal. Semua agama mengajarkan universal. Tapi dalam Islam, saya melihatnya secara teratur di masjid-masjid di mana orang dari berbagai ras ikut salat bersama,” tambahnya.

Seperti halnya Senator Keith Elisson, Carson menghadapi berbagai kritikan yang menghubungkannya dengan pemimpin Nation of Islam. Sekalipun menyangkal bahwa kelompok Islam itu ada hubungannya dengan masjidnya, ia menghargai beberapa aktivitas yang dilakukan kelompok itu, seperti memerangi penggunaan narkoba.

Sekalipun ditentang, Carson ternyata memiliki banyak pendukung. (iol/ht/www.hidayatullah.com]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s