Racing is my blood, Islam is my way to life

Jahe, Bumbu Kaya Manfaat

Anda mungkin mengenal jahe, bumbu dapur beraroma khas itu ternyata memiliki khasiat terhada berbagai macam penyakit. Kandungan alami bumbu dapur dengan nama latin Zingiber Officinale sp. ini mampu memberikan manfaat untuk kesehatan. Penelitian modern telah membuktikan secara ilmiah berbagai manfaat tersebut :

1. Menurunkan tekanan darah. Hal ini karena jahe merangsang pelepasan hormon adrenalin dan memperlebar pembuluh darah, sehingga darah mengalir lebih cepat dan lancar serta meringankan jantung memompa darah.

2. Membantu pencernaan. Jahe mengandung enzim pencernaan yaitu protease dan lipase yang mencerna protein dan lemak.

3. Gingerol yang terdapat pada jahe mengandung antikoagulan yang mampu mencegah penggumpalan darah. Jadi mencegah tersumbatnya pembuluh darah, penyebab utama stroke, dan serangan jantung. Gingerol juga membantu menurunkan kadar kolesterol

4. Mencegah mual, karena jahe mempu memblok serotonin, yaitu senyawa kimia yang dapat menyebabkan perut berkontraksi yang menimbulkan rasa mual.

5. Membuat lambung menjadi nyaman, meringankan kram perut dan membantu mengeluarkan angin.

6. Jahe juga mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas. Kandungan senyawa kimia pada jahe adalah munyak atsiri yang terdiri dari senyawa-senyawa seskuiterpen, zingiberen, bisabolena, sineol, sitral, zingiberal, dan  felandren.

Disamping itu, terdapat juga sagaol, gingerol, pati, damar, asam-asam organic seperti asam malat dan asam oksalat, vitamin A, B dan C, juga senyawa flavonoid dan polifenol sebagai antioksidan.

Minyak atsiri yang terdapat pada jahe terkandung 1 – 3 persen. Oleoresin pada jahe mampu mengobati batuk, penurun panas dan analgetik.

Dalam satu penelitian di Cina, dilaporkan bahwa 113 penderita rematik dan sakit punggung kronis yang disuntik 5 – 10 persen jahe dapat mengurangi rasa sakit dan menurunkan pembengkakan sendi. Pemberian secara oral seperti dengan serbuk jahe pada penderita rematik dan musculoskeletal (keluhan kerangka otot) dilaporkan mengalami penurunan rasa sakit.

(berbagai sumber/ *)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s